You are currently viewing Fakta Seputar Migrain Pada Wanita
  • Post category:Artikel

Fakta Seputar Migrain Pada Wanita

Banyak ahli saling berbeda pendapat dalam merumuskan definisi migraine yang sebenarnya. Sebagian mengatakan bahwa migrain pada wanita disebabkan oleh hormonal, namun fakta lain menyebutkan stress lah peicu utamanya.

Migrain Pada Wanita, Kenapa Bisa Lebih Rentan Dibanding Pada Pria?

 

Frontiers in Molecular Biosciences mengeluarkan jurnal yang menjelaskan mengapa migrain lebih banyak menyerang wanita disbanding pria. Dikatakan di sana bahwa hormone estrogen yang dikeluarkan wanita terutama pada saat menstruasi menyebabkan sel-sel saraf daerah kepala menjadi lebih sensitive terhadap rangsang nyeri. Sementara di lain pihak, hormon seks ynag dikeluarkan oleh pria justru melindunginya dari migrain.

1.     Lebih Intens Saat Menstruasi

 

Seperti yang telah dikatakan di atas bahwa hormon seks yang dikeluarkan wanita adalah factor pemicu migraine terutama pada saat menstruasi. Sakit kepala di satu sisi akan terasa lebih sering dirasakan. Cara mengatasinya Anda bisa merebahkan badan dan beristirahat dari aktifitas yang sedang dikerjakan.

Minum air putih untuk memberikan efek segar. Hiruplah udara senyaman mungkin untuk memenuhi kebutuhan oksigen.

2.     Bisa Berasal Dari Genetik

 

Dilansir dari How Stuff Works, studi yang dipelajari di USA, bahwa seorang anak berpeluang mengalami migrain 50% jika salah seorang dari orang tuanya mengidap migrain. Angka ini akan bertambah menjadi 70% jika kedua orang tuanya mengalami masalah serupa.

3.     Rangsangan Bau Terutama Bau Ketiak

 

Migrain pada wanita terkadang muncul apabila dia mencium aroma menyengat seperti bau ketiak. Bukan tanpa alasan karena indera penciuman merupakan salah satu dari panca indera yang menguasai sistem kerja tubuh manusia.

Jika Anda suka tiba-tiba merasa migrain, boleh jadi seseorang di dekat Anda mengalami masalah bau badan yang berimbas terhadap rasa nyeri di kepala Anda. Sebaiknya Anda harus lebih waspada karenanya.

Masalah migrain pada wanita ini jika dilakukan pencegahan dan perawatan yang benar, maka tidak perlu terlalu dirisaukan, selama Anda mematuhi anjuran dokter yang mengobati Anda. Salah satnya adalah menjalani aktifitas olahraga seperti yoga dengan teratur.

Leave a Reply