You are currently viewing Gizi di 1000 Hari Pertama Kehidupan
  • Post category:Berita

Gizi di 1000 Hari Pertama Kehidupan

Rolasmedika.co.id – Masa 1000 hari pertama kehidupan seorang anak seringkali disebut dengan periode emas. Pada awal kehidupannya, anak akan mengalami tumbuh kembang yang berdampak pada kehidupannya sampai dewasa. Pertumbuhan dan perkembangan anak diawali dari terbentuknya janin dalam kandungan dimana sejak waktu tersebut pada tubuh buah hati terbentuk semua organ penting.

Pertumbuhan janin yang optimal akan berpengaruh pada kesehatan dan kesempurnaan fisik maupun mental buah hati. Karena itu seorang ibu yang hamil harus menjaga asupan gizi, pola makan dan menjalani hidup sehat. Dengan demikian buah hati akan tumbuh dan berkembang secara sempurna.

Pentingnya Mencukupi Gizi Anak pada 1000 Hari Pertama Kehidupannya

1000 hari pertama kehidupan anak untuk tumbuh kembang optimal

Pembentukan organ tubuh janin dalam kandungan perlu mendapat dukungan asupan gizi sempurna dan seimbang. Kecukupan tersebut akan menjadikan semua organ berkembang maksimal, termasuk awal pembentukan otak. Ibu yang hamil harus menjaga kesehatan dengan memeriksakan kandungan pada bidan atau dokter kandungan.
Begitu lahir, anak perlu menyesuaikan dengan lingkungan dan akan mengalami berbagai fase pertumbuhan. Setiap fase tersebut perlu mendapat dukungan makanan, minuman, lingkungan dan pola asuh yang sesuai. Ini yang menjadi alasan pentingnya cukupkan gizi anak di 1000 hari pertamanya. Mengapa asupan gizi penting, berikut alasannya

Masa Pembentukan dan Perkembangan Otak

Perhitungan masa 1000 hari pertama kehidupan seorang anak dimulai sejak terbentuknya janin. Seorang ibu yang mengandung perlu memeriksakan perkembangan janinnya di pelayanan kesehatan setidaknya 4 kali dalam masa kehamilan tersebut. Tujuannya adalah untuk memastikan janin berkembang secara sempurna. Sejak dalam kandungan, kelainan yang terjadi dapat terdeteksi sehingga bisa melakukan tindakan untuk penyelamatan. Organ tubuh janin berkembang secara bertahap sampai pada waktu Perkiraan Hari Lahir atau HPL semua sudah sempurna. Sejak dalam kandungan hingga anak usia 2 tahun atau 1000 hari pertama, otak mengalami perkembangan dan perlu mendapat dukungan berupa asupan gizi seimbang.

Ketika usia anak 2 tahun, otak berkembang hingga 80%. Nutrisi yang dikonsumsi akan mengalir terlebih dulu ke otak guna memenuhi kebutuhan tersebut. Karena itu, ibu harus memperhatikan asupan yang diberikan kepada buah hati. Asam folat, zat besi, kalsium, protein dan lemak baik merupakan bahan penting yang harus tercukupi.

Baca Juga : Rekomendasi Makanan untuk Lansia

Pembentukan Daya Tahan Tubuh

Daya tahan tubuh berkembang sesuai dengan tumbuh kembang anak. Bayi yang baru lahir belum mempunyai daya tahan tubuh yang sempurna sehingga rentan sakit. Ada awal kelahiran sampai umur 2 tahun, ASI merupakan asupan makanan terbaik untuk buah hati. Karena itu, ibu harus menngonsumsi makanan bergizi dan memastikan memberikan ASI secara cukup. Bayi yang mengonsumsi ASI mempunyai tingkat kekebalan lebih tinggi. Vitamin A di dalamnya mampu membantu pertumbuhan dan perkembangan. Caranya dengan mendukung pembelahan sel, kekebalan tubuh, peredaran darah dan mempercepat pertumbuhan.

Meski semua indera sudah berkembang sempurna, namun orang tua perlu memperhatikan tekstur dan bahan makanan yang diberikan pada buah hati. ASI merupakan makanan terbaik bagi anak sampai usia 6 bulan dan sebaiknya diteruskan sampai usia 2 tahun. Setelah 6 bulan, bayi sudah bisa mendapatkan makanan lain selain ASI dengan komposisi terbatas dan tekstur lembut. Pemenuhan gizi dari makanan setelah umur 6 bulan tidak kalah pentingnya. Pada masa tersebut bayi juga sudah mengenal rasa dan secara bertahap tekstur makanan bisa ditingkatkan.
Makanan merupakan sumber daya tahan tubuh. Karena itu jenis dan jumlahnya harus terus terpenuhi. Agar anak tidak bosan, ibu bisa membuatkan menu secara berselang-seling seperti pada orang dewasa. Pemenuhan gizi anak sampai 1000 hari pertama kehidupannya dapat mendukung daya tahannya terhadap berbagai jenis penyakit.

Menstimulasi Indera Pengecap

Indera pengecap berkembang sejak bayi masih dalam kandungan. Apa saja yang dikonsumsi ibu, bayi bisa membedakan rasanya. Setelah lahir hingga usia 2 tahun, indera pengecap terus berkembang sehingga anak bisa membedakan pahit, manis, pedas, asin dan lainnya. setiap makanan mempunyai rasa berbeda. Karena itu, ibu perlu mengenalkan aneka makanan tersebut sebagai sumber nutrisi saat ini dan nanti. Dengan mengenal dan menyesuaikan semua jenis makanan sejak bayi, akan membuatnya bisa menerima rasa aneka sayur yang merupakan sumber gizi tersebut.

Anak yang sejak kecil kurang dikenalkan dengan berbagai jenis rasa makanan, akan terbawa sampai dewasa. Beranjak dewasa, anak selektif terhadap makanan yang berpotensi menyebabkan kekurangan gizi karena hanya bisa mengonsumsi jenis tertentu saja.

Berpengaruh pada Kesehatannya Sampai Dewasa

Sebagaimana diketahui, makanan yang sehat sangat penting bagi tubuh sejak bayi sampai dewasa. Pada saat kecil, anak-anak membutuhkan berbagai jenis asupan gizi untuk mencukupi kebutuhan. Apabila kurang bisa menyebabkan gangguan kesehatan, seperti tulang tidak tumbuh sempurna, otak kurang maksimal dan lainnya. Kondisi ini bisa berdampak pada tingkat kesehatan buah hati sampai dewasa dimana anak yang kurang mendapat asupan gizi tertentu akan mempunyai kekebalan tubuh rendah. Resikonya akan mudah sakit dan terjadi berbagai gangguan yang menghambat aktivitasnya. Karena Pentingnya cukupkan gizi anak di 1000 hari pertamanya, semua orang tua harus memperhatikannya.

Konsultasi ke Spesialis Gizi

Anda dapat berkonsultasi ke spesialis gizi untuk saran terbaik bagi si Kecil juga bagi Anda yang sedang hamil. Pasti si Kecil mendapatkan gizi yang cukup agar perkembangannya optimal. Rolas Medika memiliki unit usaha RSU Kaliwates dan RSU Bhakti Husada serta Group Klinik yang memiliki fasilitas dan pelayanan lengkap untuk kebutuhan kesehatan Anda dan keluarga.

Coorporate Communication 
PT Rolas Nusantara Medika 

 

 

This Post Has 2 Comments

Tinggalkan Balasan