You are currently viewing 6 Tips Cegah Anak Terkena Penyakit Paru-Paru Basah
  • Post category:Berita

6 Tips Cegah Anak Terkena Penyakit Paru-Paru Basah

Rolas Medika – Usia anak-anak hingga lima tahun sangat rentan terhadap berbagai macam penyakit, termasuk paru-paru basah atau yang dikenal dengan nama pneumonia. Anda bisa melakukan beberapa tips cegah anak terkena penyakit paru-paru untuk menjaga kesehatan si kecil. Langkah antisipasi ini jauh lebih mudah dari pada proses penyembuhan pasien pneumonia.
Infeksi yang terjadi di bagian paru-paru disebabkan oleh bakteri atau virus. Penderita bisa mengalami gangguan pernapasan karena kantung pada paru-paru terisi oleh cairan yang berupa dahak. Anak yang mengalami gangguan kesehatan pada paru-paru dalam beresiko terhadap tumbuh kembangnya sehingga semua orang tua harus waspada.

Cegah Anak Terkena Penyakit Paru

Proses pencegahan anak agar tidak terkena penyakit paru-paru dapat dilakukan sendiri maupun dengan bantuan medis. Penyakit yang menyerang paru-paru cukup mudah untuk berpindah atau menyebar. Proses penyebarannya dapat melalui perantara droplet atau percikan air liur dan kontaminasi secara langsung, baik kontak fisik bagian yang berlendir maupun dari alat makan.
Beberapa gejala penyakit paru-paru yang perlu diwaspadai oleh orang tua diantaranya adalah batuk dengan intensitas tinggi, demam dan susah bernapas. Agar anak terhindar dari penyebaran penyakit paru-paru, beberapa hal yang bisa dilakukan adalah:

Vaksin
Penyakit paru-paru basah termasuk jenis yang berbahaya bagi anak-anak. Sebagai upaya pencegahan orang tua dapat memberikan vaksin dengan dosis sesuai anjuran. Mulai dari bayi, anak harus mendapat vaksin pneumonia selama 3 kali, yaitu pada usia 2 bulan, 3 bulan dan 12 bulan. Vaksin ini bisa diperoleh secara gratis di fasilitas kesehatan.
Untuk meminimalkan resiko masuknya kuman penyebab pneumonia, sebaiknya anak juga mendapat vaksin flu sejak usia 6 bulan. Vaksin sampai saat ini merupakan cara pencegahan masuk dan berkembangnya bakteri dan virus penyebab pneumonia pada anak.

Menjaga kebersihan
Langkah pencegahan yang kedua adalah dengan menjaga kebersihan. Bakteri dan virus penyebab pneumonia bisa saja ada di berbagai tempat karena berpindah dari pasien melalui droplet. Jika anak memegang barang yang sudah terkontaminasi dengan bakteri atau virus tersebut, maka bisa terjangkit. Mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun dapat mematikan kuman yang menempel. Agar terhindar dari pneumonia, usahakan anak selalu mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir setelah bermain, sebelum makan dan setiap selesai beraktivitas.

Tidak sedikit orang tua yang lalai sehingga anak terjangkit kuman penyebab penyakit paru-paru. Meski terlihat bersih, barang-barang dan bagian rumah, seperti gagang pintu, remote TV, smartphone dan alat makan bisa menjadi tempat virus dan bakteri yang menyebabkan pneumonia. Agar anak terhindar dari penyakit berbahaya ini, pastikan membersihkan rumah dengan antiseptik. Begitu juga dengan mainan dan peralatan yang biasa digunakan, pastikan bersih dan bebas kuman.

Jauhkan anak dari penderita
Mudahnya penyebaran penyakit paru-paru harus diwaspadai oleh semua orang. Jika anggota keluarga ada yang mengalami penyakit ini,maka anggota keluarga lain harus meningkatkan kewaspadaan. Sebagai langkah antisipasi, apabila ada anggota keluarga yang mengalami penyakit paru-paru, sebaiknya jauhkan anak dari pasien. Apalagi anak harus berinteraksi dengan pasien, sebaiknya menggunakan masker dan segera mencuci tangan serta bagian tubuh lainnya. Cairan yang keluar dari tubuh pasien merupakan pembawa virus dan bakteri yang mudah masuk ke tubuh anak atau orang dewasa yang berinteraksi.

Hindari asap rokok
Asap rokok memang tidak secara langsung menyebarkan kuman yang menjadi penyebab penyakit paru-paru, namun harus diwaspadai. Anak yang terpapar asap rokok akan mengalami penurunan daya tahan tubuh. Resikonya berbagai jenis kuman penyakit, termasuk penyebab pneumonia akan mudah masuk dan menyebabkan gangguan pada paru-paru.

Tidak berbagi alat makan
Alat makan merupakan benda yang cukup mudah untuk memindahkan kuman penyebab penyakit paru-paru dari pasien ke orang yang sehat. Sebaiknya semua orang tua memastikan bahwa anak-anak selalu makan dan minum dengan menggunakan peralatan miliknya sendiri dan tidak berbagi atau saling meminjam alat makan.
Meski sudah mencuci piring, gelas dan sendok sehingga tampak bersih, belum tentu terbebas dari bakteri dan virus berbahaya. Karena itu langkah pencegahan dengan tidak saling meminjam peralatan makan bisa menjadi alternatif agar penyakit paru-paru tidak menyebar.

Pola makan yang sehat
Kekebalan tubuh merupakan kunci agar anak tidak mudah terserang penyakit, termasuk paru-paru. Pastikan anak mengkonsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah dalam jumlah berimbang. Jika kondisi tubuh dalam keadaan fit, secara alami dapat mencegah masuknya kuman yang berbahaya.

Upaya cegah anak terkena penyakit paru cukup banyak dan mudah dilakukan. Kewaspadaan orang tua dapat memastikan anak dalam keadaan sehat dan membantu meminimalkan penyebaran penyakit yang berbahaya tersebut. Anak yang sehat dan tidak terserang penyakit berpotensi untuk tumbuh dan berkembang secara sempurna, baik fisik maupun otaknya.

Coorporate Communication
PT Rolas Nusantara Medika 

Tinggalkan Balasan